Kamis, Desember 24, 2009

Kesetiaan dan ketulusan (Suamiku)


Ku sebut saja ini kisah romantis dalam hidupku, kesetiaan & ketulusan didalamnya membuatku makin mencintainya.


Lima tahun lalu tepatnya saat aku masih SMP, kelas 3 waktu itu, aku mencintai seseorang. Ali namanya,singkat cerita kita berpacaran dua hari setelah ultahku yang ke-15, mas Ali biasa kusebut begitu, kita selisih umur 10 tahun, ya... memang jauh, tapi tak mengapa bagiku karena aku mencntainya.Cinta memang buta tak mengenal usia, dia bukan penggangguran, melainkan perantau yang memiliki penghasilan, dia taat beribadah, rajin, rapi bersih, wangi, dan lembut, sudah cukup bagiku. 

Setelah 3th berpacaran dengan komunikasi jarak jauh, karena hubungan kita terpisah jarak, antar kota bahkan sempat antar pulau
terakhir mas Ali merantau ke Poso Sulteng, setahun disana & pulang saat aku selesai sekolah,sering kerikil-kerikil kecil menyandung hubungan kami, kami pun sempat putus, boleh dibilang aku menghianati hubungan kami, tapi kata putus itu hanya mampu memisahkan kami s'lama 3 hari, karena cinta kita bersatu kembali.
Setelah selesai sekolahku, mas Ali pulang untuk melamarku (ket. kami orang satu kampung). kuterima & kami menikah pada 21 Juni 2008, seminggu setelah pengumuman kelulusanku. memang gila tapi apa mau dikata, aku tidak bisa bila harus melihatnya meninggalkan ku, cinta memang gila.

Aku sadar bahwa aku melakukan hal bodoh, karena saat melewati hari-hari tanpa cinta dari mas Ali aku merasa sakit sendiri, memang kita putus karena aku menghianati logikanya mas Ali yg sakit hati tapi kenyataanya aku yang merasakan sakit," satu hal lagi, karena keluarga kita masing-masing sedah tau hubungan kita, orang sekampung & semua orang yang mengenal aku & mas Ali, tanpa terkecuali, bahkan orang yang membuat aku berkhianat pun mengetahuinya.

Sebulan setelah menikah, yaitu akhir bulan Juli, aku dibawa suamiku ke Poso, karena suamiku mencari nafkah dikota itu sebagai teknisi hp. Akupun melakukan perjalanan jauh dari kota Sukoharjo, Solo Jateng hingga Poso Sulteng, naik travel selama 5-6 jam untuk kebandara Yuanda Surabaya. Sudah melelahkan bagiku belum ditambah perjalanan mgengunakan pesawat yang menghabiskan waktu 3-4 jam waktu itu, itupun baru sampai di Palu untuk menuju kota tujuan yaitu Poso harus menggunakaan travel lagi dengan perjalanan 5 jam dengan medan yg ditempuh, gunung, tebing & hutan. Hal itu menbuatku sangat cape & betul-betul menghabiskan tenaga karena sebelumnya aku memang tidak pernah mlakukan perjalanan jauh.

Peerasaan..... senang karna pacarku yang dulu memiliki tanggungjawab & keberanian.
sedih saat didlm pesawat yamg siap lepas landas, karena aku akan pergi jauh dari orang-orang terdekatku, yang selalu bersama s'lama 18th, orang tuaku & keluargaku, tapi semua itu terhapus dengan ketulusan yang suamiku berikan.

Saat sampai di Poso, pagi harinya saat aku sedang buang pup di wc, aku pingsan karena yang aku rasakan hanya sakit diperut & tidak ada yang aku keluarkan. Disitulah awal semua ceritanya,
karena tubuhku lemas & tidak kuat berdiri suamiku yang menggendong hingga memandikanku. yang lebih membuatku menangis terharu adalah, sakitku selama 7 hari, disitu aku tidak bisa bangun dari tempat tidur, membuka mata saja sakit rasanya, yang paling parah, aku tdk bisa berjalan ke wc untuk buang hajat, akhirnya s'lama 5 hari aku buang air ditempat tidur, dikasih masuk makanan muntah, minum muntah, betul-betul sakit terparah yang pernah aku rasakan, namun walau keadaanku begitu suamiku tetap setia menemani & memberi semangat unttk sembuh, suamiku dengan sabar merawatku, dia yang membersihkan celana bekas buang hajatku, membersihkan sprai, memandikanku mengangkat aku dari laintai ke lantai bawah utk membersihkan tubuhku, aku betul-betul seperti bayi yang tidak bisa apa-apa. Setiap waktu shalat tiba suamiku selalu mengajak shalat berjamaah, walau aku tidak bisa berdiri.
Bayangkan , pengantin baru, seharusnya aku yang memanjakan suamiku dengan tanggungjwbku sebagai istri tapi malah sebaliknya, dia memberikan sesuatu yang tak pernah aku fikirkan, kesetiaan & kesabaran yg luarbiasa, ada sesal karna dulu aku pernah menyakitinya, dan kini dia telah membuktikan ketulusannya,
Terimakasih Yaa Alloh, karna Engkau telah memberikanku seorang pendamping yang mampu betul-betul menjadi imamku, terimakasih karena Engkau menyatukan kami berdua, & atas segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku, aku tidak akan pernah menyianyiakannya(suamiku).


Harapan : pertama i love you buat suamiku tercinta,
kedua, kita dr depan emang sdh komitmen utk tdk memiliki momongan dl, hingga usia perkawinan kita 2th ato kata lain kita pingin bulan madu selama 2th h h h h
kini sdh sukses selama 18bln tingal beberapa bulan lg, & insyaalloh th dpn kita siap serius bikin baby, jd semoga Alloh memberikan kelancaran, amiin....
(umur 22 aku pnya ank, brarti suamiku 33th, dg begitu aku tdk akn egois memikirkan kesenanganku sndiri)

 

 

Minggu, Desember 20, 2009

Minggu, Oktober 25, 2009

MELATI ITU KINI TAK HARUM LAGI

Siapa yang akan berlalu
Saat melintas di depanmu
Tak mungkin ku sia-siakan
Kesempatan menghirup wangimu

Masih segar dan indah dipandang
Nampak cantik dan putih ku lihat
Hingga ku tak beranjak pergi barang sejenak
Ada kedamaian, ada kelembutan yang ku rasa

Terhanyut sudah hasrat untuk milikimu
Kusiram dengan racikan kasih sepanjang hari
Kujaga dan takkan mungkin ku biarkan seekor kumbangpun
Mencoba menghampirimu, karna ku tak mau wangimu kau bagi

Pesonamu t’lah mengalihkan duniaku
Bahagia s’lalu ku rasa dalam hembus nafasku
Tak henti-hentinya ku mengagumimu
Takkan pergi barang sejenak dalam dekapku

Rindumu masih utuh di sini
Baik-baik saja kau disana menantiku
Segera ku kan berlari untuk menekapmu
Karena akupun haus wangi segarmu.


Melati…. Mengapa kau tampak murung sayang
Jangan buat aku gelisah tak menentu cinta,
Katakan siapa yang t’lah membuatmu seperti ini kasih
Mengapa… mengapa harummu tak lagi kau bagi untukku…

Aku tetap Mengagumimu

Minggu, 25 Oktober 20… 02.15

Ini bukan kali perrtama kau hadir dalam setiap ku hampa kosong yang ada,
Berkali kau mengusik semua itu melayangkan kisah yng pernah singgah.
Tak habis fikir sekalipun ada kisah yang lain kau tetap teristimewa,
Tersimpan dan membekas hingga ku tak tau sampai kapan akan begini.

Keshalehanmu yang semakin membuatku takjup
Sekaligus melemahkan semua urat nadi, meleburkan kegelisahan,
Menebarkan wangi kesegaran.
Bukanku tak merasakan getar hatimu bicara dan berbisik mesra hanya untukku
Namun… aku tak ingin menjadi benalu imanmu mengoyak pilu semua hasrat cintamu
Dan untuk kesekian kali…
Ya, untuk kesekian kalinya lagi dan mungkin akan terus terulang lagi.

Kau muncul lagi, berkali-kali kau hadir dan bahkan aku tak mengerti
Ada apa dengan diriku yang seakan-akan tak bisa menepis semua ini?
Kau menyita semua waktu dan merampas beban fikiran yang sempat ada,
Ada hasrat yang kuat, ada harap yang cemas, tapi sungguh… aku tetap mengagumimu.


Minggu, 25 Oktober 20… 14.05

Pertemuan yang sudah digariskan-Nya
Terkesan cuek, bahkan aku tak berkutik.
Sekalipun bertubi akan tanya yang menggelayut di jiwa
Keresahan ini tetap mengeras.

Ini nyata.. harusnya aku mampu berkata, bercerita,
melebur bersama kasih dan nostalgia yang selalu utuh dalam balut cinta yang sama.
Ada benteng, yang tetap kokoh dan akan aku pertahankan
Andaikan harus ku merobohnya itu atas kehendakmu dan juga kehendak-Nya.

Kamis, Oktober 08, 2009

Puisi U

"PERTAMA AKU MELIHATMU"

Sejak pertama aku melihatmu

Aku merasakan ada getaran cinta di hatiku

Namun ku tak tau

Apakah ada cinta di ruang hatimu

Dan apakah mungkin engkau

Yang aku lihat adalah cintaku

Yang selama ini aku cari

Untuk mengisi ruang di hatiku

Jika memang kau cintaku

Lihatlah aku.........

Lihatlah cintaku dan lihatlah keadaanku..

Yang akan mencintaimu disetiap waktu

Dan berikanlah jawabmu

Setelah kau mengenal dan memahami ku

Mungkinkah adanya diriku

Dapat kau terima tuk mengisi ruang di hatimu

Jika rasa cinta tak ada didirimu

Jangan kau paksa untuk mencintaiku

Karena itu hanya akan menyakiti hatiku

Aku berjanji akan selalu mencintaimu

Dan menemanimu saat kau

Menginginkan dan membutuhkan diriku

Aku akan selalu hadir saat kau dalam kesedihan

Dan aku akan selalu menjagamu......

Wahai gadis impianku.....

KATA HATIKU

Aku jalani hidupku sendiri

Tanpa ada rasa beban di hati

Kuingin hidup berarti

Untuk langkahku yang pasti

Aku ingin ada yang menemani

Didalam langkahku yang ku telusuri

Akankah ku temui

Seseorang yang cukup berarti

Angan dan harapan akan datang menghampiri

Asalkan mau berusaha untuk meimiliki

Serta doa yang aku panjatkan dalam hati

Mungkin ini takdir antara kau dan aku

Bertemu namun tak satu

Tapi ada rasa yang tersisa

" Aku sayang kamu"

SAHBATKU KEKASIHKU

Bila kau tak ada disampingku

aku sangat merindukanmu

kehadiranmu disisiku

hanyalah angan dan impianku

yang tak mungkin akan bersatu


sahabat maafkanlah aku

jika aku menyayangimu

karena setiap kali aku di sampingmu

aku merasa kau adalah milikku

tapi semua itu hanyalah ilusi belaka


yang selalu ada dalam hatiku

tak tau kenapa semakin lama

aku bertemu dan dekat denganmu

hatiku menjadi luluh dan merasa bahwa kaulah

yang terindah yang selama ini aku cari


entah kanapa setiap ku melihatmu

semakin besar rasa cinta yang tumbuh di hatiku

apakah aku salah bila aku mencinta dan menyayangimu

sahabatku maafkanlah aku.......

maafkanlah aku...........

atas kesalahan yang terbesar

dalam persahabatan ini.


aku terpaksa berbohong

jika aku tidak mencintaimu

rasa cemburu selalu ada saat kau bercerita

tentang seseorang yang seolah-olah dia akan

datang dan menjemputmu


aku akan merasa kehilangan dirimu

bila suatu saat nanti kau pergi jauh dariku

meninggalkan semua tentang pesahabatan kita

yang aku anggap sebagai penjejuk hatiku

walau ta akan pernah satu

SINAR CINTAKU

ku ingin bintang

selalu bersinar

dan memberikan warna

indahnya gelap malam

kan ku tuliskan

sebuah lagu

yang ku persembahkan

hanya untukmu sayang

biarlah hati mencinta

walau tak pernah dicinta

dan biarkan hanya aku

yang mencintaimu

karena dirimulah sinar cintaku

walau rasa sakit dan perih

selalu ada

namun hanya satu

yang ku mau

aku sayang kamu

karena kuingin mencintaimu

dengan tulus hatiku

walau tak harus memilikimu

ku ingin tetap mencintaimu

JANGAN TINGGALKAN AKU

Aku menanti jiwaku terisis

hatiku menangis hariku berganti

seiring kau berlari dan

tinggalkan aku sejenak

Telah kau dengar semua tentangku

semua kisahku

hingga harus kau katakan

kau tak berarti lagi

aku takkan sanggup mendengar....

Jangan tinggalkan aku

jangan pergi dariku

maafkanlah diriku bila kau pergi

Aku takkan mampu bertahan

jangan lepaskan aku tetaplah didekatku

maafkanlah diriku bila kau pergi

aku takkan sanggup mendengar


"BERHARAP"

Ku jalani hidup sendiri

Tanpa adanya kehadiranmu

Tak ku sangka kita kan bertemu

Tuk mengingat kenangan masa lalu

Ku tak bisa berkata

Bahwa aku sangat mencintaimu

Disetiap waktu ku berharap

Bahwa kau kan selalu mecintaiku

Jika kau memang tercipta untuku

Aku yakin kita akan bertemu

Jika kau bukan miliku

Aku yakin akan ada yang terbaik untuku



"HIDUP YANG BARU"


Waktu terus berjalan

Inginku lepas semua

Masa lalu yang dulu

Saat bersamamu

Hidup tak pernah satu

Keegoisan kita selalu ada

Dan kita tak pernah menyadari

Bahwa kita punya ego yang tinggi

Itu semua membuat kita

bertemu namun tak satu

Lepaskan masa lalu

Mulai hidup yang baru

Walau harus kembali

Tuk merubah masa lalu itu




"MAAFKANLAH ATAS MASA LALU"

Hidup ini tak kan indah

Tanpa kehadiran dirimu

Bulan dan bintang mulai bersinar

Menyinari sang malam

Datangmu membuatku rindu

Akan semua masa lalu

Yang dulu pernah satu

Dan saling menyayangi

Hidup ini sungguh tak berarti

Jika kehadiranku membuatmu

Teringat semua masa lalu

Yang dulu tak pernah memahamimu

Saat aku bersamamu

Maafkanlah aku

Atas masa lalu

Ku tak tau apakah mungkin

Dirimu kan jadi miliku

Seperti waktu yang dulu

"MASA LALU"


Malam semakin larut

Dingin pun kian mencekam

Hatiku merasa dingin dan gemetar

Karena merindukan kehadiranmu

Yang selalu datang membayangiku

Sungguh bodohnya diriku

Yang tak pernah memahamimu

Maafkanlah aku dimasa lalu

Yang tak pernah memahami kehadimu

dan cintamu

Kini aku mulai sadar

Betapa bodohnya diriku

Yang tak pernah mengerti

kehadiran dan cintamu

Saat kau masih bersamaku

Kini semuanya tinggal kenangan

Yang membuatku tau siapa diriku

di masa lalu

Maafkanlah aku yang tak pernah

Mengerti dan memahami perasaanmu

Sungguh ku tak tau kalau

Kau benar-benar mencintaiki

Semua itu karena keegoisanku.

"BERHARAP"


Ku jalani hidup sendiri

Tanpa adanya kehadiranmu

Tak ku sangka kita kan bertemu

Tuk mengingat kenangan masa lalu

Ku tak bisa berkata

Bahwa aku sangat mencintaimu

Disetiap waktu ku berharap

Bahwa kau kan selalu mecintaiku

Jika kau memang tercipta untuku

Aku yakin kita akan bertemu

Jika kau bukan miliku

Aku yakin akan ada yang terbaik untuku

Senin, Oktober 05, 2009

Manakah yang kita pilih?


Kehadiran kita bisa melihat cakrawala dunia yang begitu luas, indah, tak terbatas, dan segala apa yang kita rasa. Dimana saat hati yang tak pernah dusta selalu menyimpan sejuta asa dari apa yang ada, merupakan sebuah realita yang terkadang kita tak dapat memahaminya.
perjalanan sang insan yang terus dan akan selalu dalam setiap hembusan nafasnya, dalam setiap gerak dan langkahnya diikuti oleh sang waktu, dan bahkan kita yang akan diatur olehnya, dimana kita tak dapat menaklukannya.
Bahagia yang selalu diiringi senyum, tawa, lega atau duka yang menciptakan air mata, kegelisahan dan penyesalan yang selalu tersirat ataupun kadang tersimpan dalam lubuk hati adalah bentuk dari semua kehidupan yang selalu datang silih berganti dan kadang tak terduga kapan dan dimana kita bisa mengalaminya.
Tentunya..... setiap gerak langkah, kita harapkan selalu ringan untuk dilakukan, helaan nafas terasa lega kita hirup dan pada saat kita hembuskan, bukan sebuah kepenatan dan kekakuan bahkan kegalauan yang kita rasakan.

Mungkin, kita pernah mengalami saat hati kita berontak, fikiran menggelayut dengan segala unek yang ada, dan bibir mengoceh terdengar tak jelas, dan itu... hanya kita yang tahu dan hanya kita yang rasakan.
Bukankah setiap insan berhak bahagia? berhak mendapatkan sebuah kebebasan diri? dan berhak untuk tertawa lepas hingga urat nadi merentang?
Lantas.... mengaka kita tak mampu tersenyum simpul, slalu sesak menahan derita pilu yang 'ntah apa yang harus diperbuat?

Sudah tak bisa ditafik lagi bahwa setiap kita selalu dan pasti mengharapkan kebahagiaan, bahkan sudah barang tentu kebahagiaan kekal yang tuhan tawarkan, Syurga.
Dan sebenarnya kalau bisa jujur pada diri kita, pada hati kita, ada jalan untuk menempuh kesana dan kita tau harus melalui dari mana dan tetap akan terbuka lebar buat siapa saja tanpa ada terkecuali.
dan sebenarnya kitapun mengetahui, jalan suram yang selalu melambai-lambai mengajak ke jurang kenistaan dan kebahagiaan yang semu selalu kita lalui. lantas apa sekarang kita masih mau pergi kesana?

Curhat Q


"Hmmm.... gimana ya?.. sebenarnya sech aku seneg bisa jalan ma kamu, tapi... aku dah ada yang punya"

sebuah jawaban terlontar dari bibirnya, saat sang pangeran mengutarakan isi hatinya. seorang remaja putri yang cukup menarik, cantik, dan anggun sketika wajahnya memerah, kalau boleh jujur, dalam hatinya berontak dan bertanya,
mengapa kau datang disaat aku dah ada yang punya?, mengapa dulu kau tak mempedulikan aku barang sedikitpun, mengapa aku harus menerima dia, lelaki yang tak bisa aku cintai? kenapa aku ga bisa menerima dia jadi kekasihku?
Bertubi-tubi pertanyaan bak tonjokan sang petinju menghantam dadanya. Tapi, ada sebuah kesalutan dan aku tersenyum saat memandangnya sambil aku berucap " aku salut sama kamu, kamu masih bisa memegang sebuah kejujuran, walau sebenarnya kamu bisa berdusta, memeluk dia, dan pergi meninggalkan pacar kamu.