Minggu, Oktober 25, 2009
MELATI ITU KINI TAK HARUM LAGI
Saat melintas di depanmu
Tak mungkin ku sia-siakan
Kesempatan menghirup wangimu
Masih segar dan indah dipandang
Nampak cantik dan putih ku lihat
Hingga ku tak beranjak pergi barang sejenak
Ada kedamaian, ada kelembutan yang ku rasa
Terhanyut sudah hasrat untuk milikimu
Kusiram dengan racikan kasih sepanjang hari
Kujaga dan takkan mungkin ku biarkan seekor kumbangpun
Mencoba menghampirimu, karna ku tak mau wangimu kau bagi
Pesonamu t’lah mengalihkan duniaku
Bahagia s’lalu ku rasa dalam hembus nafasku
Tak henti-hentinya ku mengagumimu
Takkan pergi barang sejenak dalam dekapku
Rindumu masih utuh di sini
Baik-baik saja kau disana menantiku
Segera ku kan berlari untuk menekapmu
Karena akupun haus wangi segarmu.
Melati…. Mengapa kau tampak murung sayang
Jangan buat aku gelisah tak menentu cinta,
Katakan siapa yang t’lah membuatmu seperti ini kasih
Mengapa… mengapa harummu tak lagi kau bagi untukku…
Aku tetap Mengagumimu
Ini bukan kali perrtama kau hadir dalam setiap ku hampa kosong yang ada,
Berkali kau mengusik semua itu melayangkan kisah yng pernah singgah.
Tak habis fikir sekalipun ada kisah yang lain kau tetap teristimewa,
Tersimpan dan membekas hingga ku tak tau sampai kapan akan begini.
Keshalehanmu yang semakin membuatku takjup
Sekaligus melemahkan semua urat nadi, meleburkan kegelisahan,
Menebarkan wangi kesegaran.
Bukanku tak merasakan getar hatimu bicara dan berbisik mesra hanya untukku
Namun… aku tak ingin menjadi benalu imanmu mengoyak pilu semua hasrat cintamu
Dan untuk kesekian kali…
Ya, untuk kesekian kalinya lagi dan mungkin akan terus terulang lagi.
Kau muncul lagi, berkali-kali kau hadir dan bahkan aku tak mengerti
Ada apa dengan diriku yang seakan-akan tak bisa menepis semua ini?
Kau menyita semua waktu dan merampas beban fikiran yang sempat ada,
Ada hasrat yang kuat, ada harap yang cemas, tapi sungguh… aku tetap mengagumimu.
Minggu, 25 Oktober 20… 14.05
Pertemuan yang sudah digariskan-Nya
Terkesan cuek, bahkan aku tak berkutik.
Sekalipun bertubi akan tanya yang menggelayut di jiwa
Keresahan ini tetap mengeras.
Ini nyata.. harusnya aku mampu berkata, bercerita,
melebur bersama kasih dan nostalgia yang selalu utuh dalam balut cinta yang sama.
Ada benteng, yang tetap kokoh dan akan aku pertahankan
Andaikan harus ku merobohnya itu atas kehendakmu dan juga kehendak-Nya.
Kamis, Oktober 08, 2009
Puisi U
"PERTAMA AKU MELIHATMU"
Sejak pertama aku melihatmu
Aku merasakan ada getaran cinta di hatiku
Namun ku tak tau
Apakah ada cinta di ruang hatimu
Dan apakah mungkin engkau
Yang aku lihat adalah cintaku
Yang selama ini aku cari
Untuk mengisi ruang di hatiku
Jika memang kau cintaku
Lihatlah aku.........
Lihatlah cintaku dan lihatlah keadaanku..
Yang akan mencintaimu disetiap waktu
Dan berikanlah jawabmu
Setelah kau mengenal dan memahami ku
Mungkinkah adanya diriku
Dapat kau terima tuk mengisi ruang di hatimu
Jika rasa cinta tak ada didirimu
Jangan kau paksa untuk mencintaiku
Karena itu hanya akan menyakiti hatiku
Aku berjanji akan selalu mencintaimu
Dan menemanimu saat kau
Menginginkan dan membutuhkan diriku
Aku akan selalu hadir saat kau dalam kesedihan
Dan aku akan selalu menjagamu......
Wahai gadis impianku.....
KATA HATIKU
Aku jalani hidupku sendiri
Tanpa ada rasa beban di hati
Kuingin hidup berarti
Untuk langkahku yang pasti
Aku ingin ada yang menemani
Didalam langkahku yang ku telusuri
Akankah ku temui
Seseorang yang cukup berarti
Angan dan harapan akan datang menghampiri
Asalkan mau berusaha untuk meimiliki
Serta doa yang aku panjatkan dalam hati
Mungkin ini takdir antara kau dan aku
Bertemu namun tak satu
Tapi ada rasa yang tersisa
" Aku sayang kamu"
SAHBATKU KEKASIHKU
Bila kau tak ada disampingku
aku sangat merindukanmu
kehadiranmu disisiku
hanyalah angan dan impianku
yang tak mungkin akan bersatu
sahabat maafkanlah aku
jika aku menyayangimu
karena setiap kali aku di sampingmu
aku merasa kau adalah milikku
tapi semua itu hanyalah ilusi belaka
yang selalu ada dalam hatiku
tak tau kenapa semakin lama
aku bertemu dan dekat denganmu
hatiku menjadi luluh dan merasa bahwa kaulah
yang terindah yang selama ini aku cari
entah kanapa setiap ku melihatmu
semakin besar rasa cinta yang tumbuh di hatiku
apakah aku salah bila aku mencinta dan menyayangimu
sahabatku maafkanlah aku.......
maafkanlah aku...........
atas kesalahan yang terbesar
dalam persahabatan ini.
aku terpaksa berbohong
jika aku tidak mencintaimu
rasa cemburu selalu ada saat kau bercerita
tentang seseorang yang seolah-olah dia akan
datang dan menjemputmu
aku akan merasa kehilangan dirimu
bila suatu saat nanti kau pergi jauh dariku
meninggalkan semua tentang pesahabatan kita
yang aku anggap sebagai penjejuk hatiku
walau ta akan pernah satu
SINAR CINTAKU
ku ingin bintang
selalu bersinar
dan memberikan warna
indahnya gelap malam
kan ku tuliskan
sebuah lagu
yang ku persembahkan
hanya untukmu sayang
biarlah hati mencinta
walau tak pernah dicinta
dan biarkan hanya aku
yang mencintaimu
karena dirimulah sinar cintaku
walau rasa sakit dan perih
selalu ada
namun hanya satu
yang ku mau
aku sayang kamu
karena kuingin mencintaimu
dengan tulus hatiku
walau tak harus memilikimu
ku ingin tetap mencintaimu
JANGAN TINGGALKAN AKU
Aku menanti jiwaku terisis
hatiku menangis hariku berganti
seiring kau berlari dan
tinggalkan aku sejenak
Telah kau dengar semua tentangku
semua kisahku
hingga harus kau katakan
kau tak berarti lagi
aku takkan sanggup mendengar....
Jangan tinggalkan aku
jangan pergi dariku
maafkanlah diriku bila kau pergi
Aku takkan mampu bertahan
jangan lepaskan aku tetaplah didekatku
maafkanlah diriku bila kau pergi
aku takkan sanggup mendengar
"BERHARAP"
Ku jalani hidup sendiri
Tanpa adanya kehadiranmu
Tak ku sangka kita kan bertemu
Tuk mengingat kenangan masa lalu
Ku tak bisa berkata
Bahwa aku sangat mencintaimu
Disetiap waktu ku berharap
Bahwa kau kan selalu mecintaiku
Jika kau memang tercipta untuku
Aku yakin kita akan bertemu
Jika kau bukan miliku
Aku yakin akan ada yang terbaik untuku
"HIDUP YANG BARU"
Waktu terus berjalan
Inginku lepas semua
Masa lalu yang dulu
Saat bersamamu
Hidup tak pernah satu
Keegoisan kita selalu ada
Dan kita tak pernah menyadari
Bahwa kita punya ego yang tinggi
Itu semua membuat kita
bertemu namun tak satu
Lepaskan masa lalu
Mulai hidup yang baru
Walau harus kembali
Tuk merubah masa lalu itu
"MAAFKANLAH ATAS MASA LALU"
Hidup ini tak kan indah
Tanpa kehadiran dirimu
Bulan dan bintang mulai bersinar
Menyinari sang malam
Datangmu membuatku rindu
Akan semua masa lalu
Yang dulu pernah satu
Dan saling menyayangi
Hidup ini sungguh tak berarti
Jika kehadiranku membuatmu
Teringat semua masa lalu
Yang dulu tak pernah memahamimu
Saat aku bersamamu
Maafkanlah aku
Atas masa lalu
Ku tak tau apakah mungkin
Dirimu kan jadi miliku
Seperti waktu yang dulu
"MASA LALU"
Malam semakin larut
Dingin pun kian mencekam
Hatiku merasa dingin dan gemetar
Karena merindukan kehadiranmu
Yang selalu datang membayangiku
Sungguh bodohnya diriku
Yang tak pernah memahamimu
Maafkanlah aku dimasa lalu
Yang tak pernah memahami kehadimu
dan cintamu
Kini aku mulai sadar
Betapa bodohnya diriku
Yang tak pernah mengerti
kehadiran dan cintamu
Saat kau masih bersamaku
Kini semuanya tinggal kenangan
Yang membuatku tau siapa diriku
di masa lalu
Maafkanlah aku yang tak pernah
Mengerti dan memahami perasaanmu
Sungguh ku tak tau kalau
Kau benar-benar mencintaiki
Semua itu karena keegoisanku.

"BERHARAP"
Ku jalani hidup sendiri
Tanpa adanya kehadiranmu
Tak ku sangka kita kan bertemu
Tuk mengingat kenangan masa lalu
Ku tak bisa berkata
Bahwa aku sangat mencintaimu
Disetiap waktu ku berharap
Bahwa kau kan selalu mecintaiku
Jika kau memang tercipta untuku
Aku yakin kita akan bertemu
Jika kau bukan miliku
Aku yakin akan ada yang terbaik untuku
Selasa, Oktober 06, 2009
Senin, Oktober 05, 2009
Manakah yang kita pilih?

Kehadiran kita bisa melihat cakrawala dunia yang begitu luas, indah, tak terbatas, dan segala apa yang kita rasa. Dimana saat hati yang tak pernah dusta selalu menyimpan sejuta asa dari apa yang ada, merupakan sebuah realita yang terkadang kita tak dapat memahaminya.
perjalanan sang insan yang terus dan akan selalu dalam setiap hembusan nafasnya, dalam setiap gerak dan langkahnya diikuti oleh sang waktu, dan bahkan kita yang akan diatur olehnya, dimana kita tak dapat menaklukannya.
Bahagia yang selalu diiringi senyum, tawa, lega atau duka yang menciptakan air mata, kegelisahan dan penyesalan yang selalu tersirat ataupun kadang tersimpan dalam lubuk hati adalah bentuk dari semua kehidupan yang selalu datang silih berganti dan kadang tak terduga kapan dan dimana kita bisa mengalaminya.
Tentunya..... setiap gerak langkah, kita harapkan selalu ringan untuk dilakukan, helaan nafas terasa lega kita hirup dan pada saat kita hembuskan, bukan sebuah kepenatan dan kekakuan bahkan kegalauan yang kita rasakan.
Mungkin, kita pernah mengalami saat hati kita berontak, fikiran menggelayut dengan segala unek yang ada, dan bibir mengoceh terdengar tak jelas, dan itu... hanya kita yang tahu dan hanya kita yang rasakan.
Bukankah setiap insan berhak bahagia? berhak mendapatkan sebuah kebebasan diri? dan berhak untuk tertawa lepas hingga urat nadi merentang?
Lantas.... mengaka kita tak mampu tersenyum simpul, slalu sesak menahan derita pilu yang 'ntah apa yang harus diperbuat?
Sudah tak bisa ditafik lagi bahwa setiap kita selalu dan pasti mengharapkan kebahagiaan, bahkan sudah barang tentu kebahagiaan kekal yang tuhan tawarkan, Syurga.
Dan sebenarnya kalau bisa jujur pada diri kita, pada hati kita, ada jalan untuk menempuh kesana dan kita tau harus melalui dari mana dan tetap akan terbuka lebar buat siapa saja tanpa ada terkecuali.
dan sebenarnya kitapun mengetahui, jalan suram yang selalu melambai-lambai mengajak ke jurang kenistaan dan kebahagiaan yang semu selalu kita lalui. lantas apa sekarang kita masih mau pergi kesana?
Curhat Q

"Hmmm.... gimana ya?.. sebenarnya sech aku seneg bisa jalan ma kamu, tapi... aku dah ada yang punya"
sebuah jawaban terlontar dari bibirnya, saat sang pangeran mengutarakan isi hatinya. seorang remaja putri yang cukup menarik, cantik, dan anggun sketika wajahnya memerah, kalau boleh jujur, dalam hatinya berontak dan bertanya,
mengapa kau datang disaat aku dah ada yang punya?, mengapa dulu kau tak mempedulikan aku barang sedikitpun, mengapa aku harus menerima dia, lelaki yang tak bisa aku cintai? kenapa aku ga bisa menerima dia jadi kekasihku?
Bertubi-tubi pertanyaan bak tonjokan sang petinju menghantam dadanya. Tapi, ada sebuah kesalutan dan aku tersenyum saat memandangnya sambil aku berucap " aku salut sama kamu, kamu masih bisa memegang sebuah kejujuran, walau sebenarnya kamu bisa berdusta, memeluk dia, dan pergi meninggalkan pacar kamu.

