Siapa yang akan berlalu
Saat melintas di depanmu
Tak mungkin ku sia-siakan
Kesempatan menghirup wangimu
Masih segar dan indah dipandang
Nampak cantik dan putih ku lihat
Hingga ku tak beranjak pergi barang sejenak
Ada kedamaian, ada kelembutan yang ku rasa
Terhanyut sudah hasrat untuk milikimu
Kusiram dengan racikan kasih sepanjang hari
Kujaga dan takkan mungkin ku biarkan seekor kumbangpun
Mencoba menghampirimu, karna ku tak mau wangimu kau bagi
Pesonamu t’lah mengalihkan duniaku
Bahagia s’lalu ku rasa dalam hembus nafasku
Tak henti-hentinya ku mengagumimu
Takkan pergi barang sejenak dalam dekapku
Rindumu masih utuh di sini
Baik-baik saja kau disana menantiku
Segera ku kan berlari untuk menekapmu
Karena akupun haus wangi segarmu.
Melati…. Mengapa kau tampak murung sayang
Jangan buat aku gelisah tak menentu cinta,
Katakan siapa yang t’lah membuatmu seperti ini kasih
Mengapa… mengapa harummu tak lagi kau bagi untukku…
Minggu, Oktober 25, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar